Beranda

Jumat, 01 Maret 2013

Kopi Hidup

Antara kopi dan hidup. Terlihat pekat hitam
membayang kepahitan. Dalam kepulan panas
mengaroma.
Kopi bukanlah tepat 'tuk kau nikmati sebagai
ganti pelepas dahaga bak air es di terik siang.
Bukanlah tepat pula bagi orang yang empunya
waktu hanya sekedar lima menit.
Tak guna pulalah untuk kau telan dalam
sekali teguk.
"Haruslah kau cecap..." begitu kata orang.
Seni. Begitulah. Meski aku bukan penikmat kopi.
Tapi baiklah kita hidup seraya mencecap kopi,
bukan menegak racun.