Beranda

Selasa, 25 Desember 2012

Jeruji Jiwa

Menatap lirih dalam-dalam
Pada larik menarikan alam
Kata bahasa bisu
Namun hati tak sampai merangkai
Dahan-dahan reranting perasaan
Jua maksud absurd
Yang terbawa kata
Dalam bilah saraf otakku

Terbang tenggelam dunia fana
Antara lipatan-lipatan memori
Mengukir asa meski perih
Menatap lirih
Membuka pintu getar jeruji jiwa

Perlahan pelan ku temu lagi
Mata sayu menyimpan rayu
Meminta dekap sang ayu
Perlahan pelan kulihat kembali
Gerik dalam gerak merangkak
Mengingin dekat

Ntah hendak hati ini berbisik apa
Dalam getar jeruji jiwa
Yang memenjarakan
takut

Selasa, 11 Desember 2012

01122012 - Mencari Bakul Terang Bulan

#dalam perjalanan menuju bakul terang bulan karena tiada bulan malam ini, apalagi bintang dalam mendung menuju hari kelahiranku yang antara ingin namun juga menyisipkan takut

Habis kikis aku dimakan bosan
Memaknai setiap jengkal waktu
Yang terlewatkan sudah
Dalam gundah
Dalam jengah
Percuma tiada asa
Seperti makanan
Yang bahkan dalam hal terburuk
Tidak membuatku menangis kepedasan
Meski pula hambar bagai air
Namun tak buatku hilang akan dahaga
Sebuah perfilman kehidupan yang tak layak
Dihadirkan dan
Sepenuhnya aku bertanggung jawab atasnya
Sebagai sutradara mutlak
Yang tak bias elak
Drama ini
Bukan tragedi
Bukan pula horror
Apalagi happy ending
Dan beri saja notication,
“Don’t try this at home.”