Beranda

Selasa, 25 Desember 2012

Jeruji Jiwa

Menatap lirih dalam-dalam
Pada larik menarikan alam
Kata bahasa bisu
Namun hati tak sampai merangkai
Dahan-dahan reranting perasaan
Jua maksud absurd
Yang terbawa kata
Dalam bilah saraf otakku

Terbang tenggelam dunia fana
Antara lipatan-lipatan memori
Mengukir asa meski perih
Menatap lirih
Membuka pintu getar jeruji jiwa

Perlahan pelan ku temu lagi
Mata sayu menyimpan rayu
Meminta dekap sang ayu
Perlahan pelan kulihat kembali
Gerik dalam gerak merangkak
Mengingin dekat

Ntah hendak hati ini berbisik apa
Dalam getar jeruji jiwa
Yang memenjarakan
takut

Tidak ada komentar:

Posting Komentar