Beranda

Sabtu, 27 Oktober 2012

Nada Diam

*dalam sudut dudukku
Detak jam membisikkan pukul 06.38 WIB di tanganku
Jarum yang satu duduk tenang dalam
satu menit dekati angka tujuh
sebagai keberuntungannya
Lagi jarum yang lain berdiri tegak
di antara angka tujuh dan delapan yang hendak
segera menuju lingkaran magnet tak putus angka delapan
Terlihat keduanya oleh kita
bersudut kurang daripada lima derajat

Anggaplah begitu jika kita ukur
dalam hitungan ilmu derajat ukur

Bak jarum yang satu
hanya bisa ku duduk diam
sementara jarum yang lain tegak berdiri
Berirama ia bersama ketipung mengiringi
pujian Tuhan dalam hati domba biri
Siapakah ia?
dalam diriku berucap nada,
"Tuhan, tolong hapuskan kebimbanganku!"
"Tuhan, tolong teguhkan keyakinanku!"





*Secarik lagu ciptaan Pdt. Suko Tiyarno - yang hari diajaknya untuk dinyanyikan dalam khotbahnya -
yang tergoreskan draft Nada Diam itu dipunggungnya.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar